AYO BELAJAR !
Input,Output,Variabel,
dan Tipe Data
Input
Perintah
masukan / input adalah perintah yang
berfungsi untuk memasukan data pernyataan kedalam memori program, yang biasanya akan diproses
dan dikeluarkan dalam bentuk peintah keluaran
(output) atau kemungkinan diolah/diproses terlebih dahulu sebelum
dikeluarkan. Perintah standar yang disediakan di bahasa pemrograman C++ untuk melakukan input
adalah cin().
Input (cin)
Untuk menerima inputan dengan perintah cin, maka operator yang akan digunakan
adalah overloaded operator (>>) dan diikuti oleh variable
tempat menyimpan inputan data. Seperti
contoh:
int
main()
cin>>variabel1;
|
Cin hanya dapat diproses setelah penekanan tombol ENTER.
Jadi, walaupun hanya satu karakter
yang dimasukkan, sebelum penekanan
Enter, cin tidak akan merespon apa-apa. cin juga dapat
digunakan menerima beberapa inputan dalam sekali pernyataan:
cin
>> a >> b;
|
sama dengan pernyataan :
cin>>a;
cin>>b;
|
Kedua pernyataan di atas, jika dijalankan akan meminta dua kali
inputan data. Satu untuk variable a dan
satunya lagi adalah untuk
variable b. Dan untuk pemasukan
datanya dipisahkan dengan pemisah, misalnya dengan Spasi, Tab atau Enter.
Output
Untuk
cout menggunakan operator << (insertion
operation)
cout
<< “Selamat Datang”; //mencetak
tulisan Selamat datang ke layar
cout
<< 120;
//mencetak angka 120 ke layar
cout
<< x; //mencetak isi nilai variable x ke layer
|
Operator << dikenal sebagai insertion
operator yang memberikan perintah
kepada cout. Untuk contoh pertama,
kalimat yang akan di cetak di layar di
apit oleh tanda “ “ karena berupa string. Sedangkan untuk contoh kedua dan ketiga, tanpa
tanda “ ”, karena yang akan ditampilkan
ke layar bukan berupa string ataupun karakter.
Sebagai contoh, perhatikan perbedaan dua
pernyataan berikut:
cout
<< ”Hello”; //menampilkan tulisan Hello ke layar
cout
<< Hello; //menampilkan isi dari variable Hello ke layar
|
Insertion Operation (<<) dapat
digunakan lebih dari satu dalam sebuah pernyataan
:
cout
<< “Halo, “<<” saya ”<<” belajar C++ ”;
|
dengan perintah di atas, maka dilayar akan muncul
pesan Halo, saya belajar C++. Selanjutnya,
dapat juga dikombinasikan dengan variable.
Misalnya :
cout
<< “Halo, saya berusia”<<age<<” tahun “;
maka
tampilan di layar, adalah sebagai berikut:
Halo,
saya berusia 23 tahun
|
Yang paling penting
dari cout adalah bahwa perintah ini tidak akan menambahkan perintah ganti
baris. Untuk membuktikannya, perhatikan
contoh berikut:
cout<<”kalimat
pertama.”;
cout<<”kalimat
kedua.”;
|
maka di layar akan tampil:
kalimat
pertama . kalimat kedua
|
Untuk menambahkan perintah ganti baris, ada
dua perintah yang dapat dipakai:
cout<<”kalimat
pertama.\n”;
cout<<”kalimat
kedua.\nkalimat ketiga.”;
|
tampilan di layar adalah sebagai berikut:
kalimat
pertama.
kalimat
kedua.
kalimat
ketiga.
|
atau dapat juga dengan menggunakan perintah endl:
cout<<”kalimat
pertama.”<<endl;
cout<<”kalimat
kedua.”<<endl;
|
tampilan dilayarnya adalah sebagai berikut:
Kalimat
pertama
Kalimat
kedua
|
Variabel
Variabel adalah suatu
pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di
dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap,
nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Untuk memperoleh
nilai dari suatu variable digunakan pernyataan penugasan (assignment
statement), yang mempunyai sintaks sebagai berikut :
variable = ekspresi ;
Nama dari suatu
variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut
:
- Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan
karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C ++ bersifat case-sensitive
artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan
Nim dianggap berbeda.
- Tidak boleh mengandung spasi.
- Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus,
kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak
diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb.
- Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter
pertama yang terpakai.
Contoh penamaan variabel yang benar : NIM, a, x,
nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dsb.
Contoh penamaan variable yang salah
: %nilai_mahasiswa, 80mahasiswa, rata-rata, ada spasi, penting!, dsb
Variable dalam C++
terdiri dari huruf , angka , dan tanda underscore “_”. Penulisan variable dalam
C++ harus memenuhi beberapa kaidah yang telah ditentukan , yakni:
- Variabel harus diawali dengan huruf (A…Z ,
a…z) atau karakter garis bawah “_”
- Selanjutnya dapat berupa angka (0…9) , karakter
garis bawah dan tanda dolar “$”
- Panjang Variable boleh 32 karakter ( tetapi hanya
32 karakter pertama yang dibaca )
- Tidak ada Spasi
- Case sensitif , huruf besar dan kecil dibedakan
- Variable tidak boleh menggunakan kata kunci yang
sudah ada di C++ . Berikut adalah table kata kunci di C++.
Berikut ini hal-hal penting dalam penulisan variabel
pada pemprograman C++:
- Nama variabel bersifat case sensitive. Maksudnya, kesalahan mengetik huruf besar/huruf kecil dalam memanggil variabel akan membuat si variabel ini tidak terpanggil.
- Pemberian nama variabel harus unik, tidak boleh sama dengan kata kunci bawaan C++ maupun fungsi.
- Sebuah variabel tidak boleh mengandung spasi.
- Hanya boleh diawali dengan huruf dan underscore, tidak boleh diawali angka atau karakter/simbol khusus.
- Jika nama sebuah variabel lebih dari 32 karakter, maka yang akan terbaca komputer hanya 32 karakter pertama saja, selebihnya tidak akan dianggap tetapi masih dapat dieksekusi.
JENIS-JENIS VARIABEL
1.Variabel
Auto
Variabel
auto sebenarnya merupakan variabel normal yang dideklarasikan di dalam lingkup
(scope) atau blok program tertentu. Variabel jenis ini sebenarnya merupakan nama
lain dari variabel lokal. Dengan kata lain, variabel ini hanya akan dikenal dalam
suatu blok program saja, misalnya blok pemilihan, pengulangan, maupun fungsi.
Meskipun sama dengan variabel lokal, tapi kita bisa saja secara eksplisit menambahkan
kata kunci auto di depan pendeklarasiannya.
2.
Variabel Statis
Variabel
statis adalah variabel yang menempati ruang memori kumputer secara permanen,
artinya nilai terakhir dari variabel ini akan terus disimpan.Dalam C++, untuk menyatakan
variabel statis adalah dengan menggunakan kata kunci static.
3.
Variabel Register
Tidak seperti variabelbissasa
yang berada di memori, variabel register iniakandisimpan di register CPU.
Dengan demikian, untuk mengisikan atau mengubah
nilai dari variabel register tentunya tidak memerlukan akses memori sehingga prosesnya
juga akan lebih cepat. Dalam C++, variabel register hanya dapat di isi oleh tipe
data char, int dan pointer saja sertahanya boleh dideklarasikan
sebagai variabel lokal atau pun parameter dari sebuah fungsi. Untuk mendeklarasikan
variabel register, kita harus menggunakan kata kunci register
4.Variabel Eksternal
Variabel
eksternal adalah variabel global yang ada atau sudah dideklarasikan di dalam
file lain. Variabel jenis ini biasa digunakana pabila program yang kitatulis berjumlah
lebih dari satu file. Cara membuat variabel eksternal adalah dengan menyertakan
kata kunci extern di depan deklarasi variabel bersangkutan.
Tipe
Data
Tipe Data adalah jenis data yang memiliki batasan tempat dan karakteristik
sesuai dengan interprestasi data dan dapat
diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer.
tipe data berguna untuk mempresentasikan jenis dari suatu nilai yang terdapat dalam
program.
Tipe
data diklasifikasikan berdasarkan bagaimana keadaan data disimpan dalam memori dan
jenis operasi yang dapat dilakukan, dalam pemrograman dan pembuatan variabel pasti
kita akan membutuhkan variabel yang cukup banyak untuk menyimpan data-data, dan
pastinya dari semua variabel pasti mempunyai tipe data dengan fungsi yang
berbeda-beda.
Dalam
bahasa C terdapat 5 macam tipe data yaitu : void, integer, float, char, dan double
:
TIPE
|
KETERANGAN
|
Void
|
Diartikan sebagai tapa tipe data dan
tanpa pengembalian nilai
|
Int
|
Bilangan bulat
|
Float
|
Bilangan pecahan
|
Char
|
Karakter
|
Double
|
Bilangan pecahan dengan jangkauan data
yang leih luas
|
Sedangkan C++ sendir
menambahkan dua ua tipe data lagi yaitu : bool
dan wchar_t
TIPE
|
KETERANGAN
|
Bool
|
Isi bilangan boolean (True dan False)
|
Wchar_t
|
Wide character
|
Dengan jangkauannya
yaitu sebagai berikut :
TIPE
|
UKURAN(bits)
|
RANGE
|
Unsigned char
|
8
|
0 s/d 255
|
Char
|
8
|
-128 s/d 127
|
Short int
|
16
|
-32,768 s/d 32.767
|
Usigned int
|
32
|
0 s/d 4,294,967,295
|
Int
|
32
|
-2,147,483,648 s/d 2,147,483,647
|
Usigned long
|
32
|
0 s/d 4,294,697,295
|
Long
|
32
|
-2,147,483,648 s/d 2,147,483,647
|
Float
|
32
|
3.4 e-38 s/d 1.7 E +38
|
Double
|
64
|
1.7 E-308 s/d 3.4 E +308
|
Long double
|
80
|
3.4 E-4932 S/D 1.1 E+4932
|
v
Boolean (bool)
Boolean
adalah salah satu tipe data pilihan yang hanya memiliki dua nilai yaitu True
(Benar) atau False (Salah). Tipe data ini mepresentasikan data-data yang hanya mengandung
dua buah nilai, yaitu nilai logika (boolean).
v
Karakter (Char)
Char
Adalah salah satu tipe data sembarang huruf, angka dan tanda baca tunggal.
Dalam C++, tipe karakter dinyatakan dalam "char". Sedangkan untuk karakter
Unicode (wide character) dinyatakan dalamwchar_t.
v
String
Tipe
ini digunakan untuk merepresentasikan data yang berupa teks (kumpulan karakter),
tipe data string biasa disebut array of character / array daritipe data char /
kumpulan dari char. Contoh data string adalah "Andi" , "Belajar
C++" , dan sebagainya
v
Integer (int)
Integer
adalah salah satu dasar tipe data yang dapat kita gunakan untuk menyimpan memori
berformat angka / bilangan bulat, yaitu bilangan yang tidak mengandung angka dibelakang
koma. Contoh data bilangan bulat adalah 1, 2, 4, 100 dan sebagainya.
v
Float Point (float)
Float
adalah salah satu tipe data yang bersifat menyatakan bilangan pecahan / real /
mengandung angka dibelakang koma, maupun eksponensial. Tipe data float dapat menyatakan
bilangan real dengan ketelitian relatif lebih rendah jika dibanding double
(hingga 7 digit di belakang koma). Contoh data float adalah 3,14 dan sebagainya.
v
Double Floating Point
(double)
Sama
seperti float, Double merupakan salah satu tipe data yang bersifat menyatakan bilangan pecahan / real /
mengandung angka dibelakang koma, maupun eksponensial. Perbedaan double dengan
float hanya pada ukuran memori, jangkauan nilai yang dapat disimpan dan tipe
data double dapat menyatakan bilangan real dengan ketelitian tinggi (hingga 15
digit di belakang koma).
Daftar Pustaka
https://ve511z.wordpress.com/2009/10/10/variabel-dalam-c/
https://noorsyifaqalby.wordpress.com/2013/10/31/mengenal-variabel-dan-tipe-dasar-pemograman-c/
https://noorsyifaqalby.wordpress.com/2013/10/31/mengenal-variabel-dan-tipe-dasar-pemograman-c/